Rabu, 15 Maret 2017

Bledug Kuwu, The Mud Volcanoes

Assalamualaikum readers, kali ini aku mau cerita sedikit tentang objek wisata yang cukup menarik di kampung ku, yaitu Bledug Kuwu Terletak di desa Kuwu Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah. Sebelah utara SMAN 1 KRADENAN. *tempat saya tolabul ilmi dulu hehehe.


Sumber Gambar : Google

Aku sendiri bingung kenapa dinamakan bledug Kuwu, kalo Kuwu itu merupakan nama daerah dimana bledug itu berada, dan nama bledug mungkin di ambil dari suara lumpur yang keluar dari perut bumi bunyinya mungkin “ bleduggg.. bledugg..” kali ya.
            Bledug kuwu ini cukup unik kalau tidak salah itu satu-satunya di dunia dan berada di Indonesia *waahhhh tepuk tangan ^_^ . tapi bisa jadi bukan satu-satunya soalnya kan ada bledug yang lebih besar dan meluap yaitu lumpur lapindo yang berada di Porong, Sidoarjo hehe.
Dan menurutku bledug kuwu ini mirip kayak lumpur lapindo ya cuma ini lumpurnya tidak meluap, saat ada bunyi (bledug) itu keluar semacam asap, tapi katanya tidak panas *maaf saya belum pernah coba ngga berani dekat-dekat.
Air yang keluar juga asin, coba bayangkan padahal di daerah bledug kuwu jauhhh sekali dari laut. Biasanya airnya di manfaatkan para petani garam di sekitar bledug. Kualitas garamnya pun bagus Cuma sayangnya di jual murah. Duh sayang banget padahal kualitasnya bagus dan petani garamnya juga sudah bekerja keras tapi hasilnya tidak seberapa. Ada semacam anomali kalo menurutku,air yang berada di sekitar bledug itu rasanya asin padahal kan jauh dari laut. Dan daerah sekitarnya tidak ada pohon, di sekitar bledug mungkin tumbuhan tidak bisa hidup di tanah yang mengandung air asin. Jadi semacam tandus.
Untuk bisa masuk ke objeknya mungkin hanya bayar parkir sama bayar tiket masuknya, ngga tahu berapa soalnya aku kalo ke Bledug lewat belakang,  kebetulan sekolah ku mepet banget sama bledug kuwu jadi biar gratis akhirnya lewat halaman belakang sekolah. Maklum anak sekolahan duitnya terbatas. Mungkin tiket masuknya ngga ada 10 ribu jadi murahlah.
Bledug Kuwu ini katanya merupakan fenomena gunung api lumpur, tapi aneh ya, biasanya gunungkan berbentuk kerucut, lah ini bentuknya datar dan hanya ada kawah jadi sama sekali tidak mirip dengan gunung tapi disebut gunung api lumpur.  Dulu pernah diberitakan di stasiun televisi tapi sudah lama dan lupa juga di tv mana. Konon katanya Bledug Kuwu sudah ada pada jaman kerajaan. Dulu pernah baca bukunya tapi tidak tahu siapa pengarangnya dan bukunya sekarang entah kemana.
Legenda yang berkembang di masyarakat, Bledug Kuwu terjadi karena adanya lubang yang terhubung dengan laut Selatan (Samudera Hindia). Katanya orang jaman dulu yang masih hidup itu bilang kalau lubang itu merupakan jalan pulang Joko Linglung dari laut Selatan menuju kerajaan Medang Kamulan, setelah mengalahkan Dewata Cengkar yang berubah menjadi buaya putih di Laut Selatan. Joko Linglung bisa berubah menjadi ular naga yang bisa membuat lubang itu (Bledug Kuwu) dan itu merupakan syarat agar dia di akui sebagai anak Raden Aji Saka.
Secara logika memang tidak masuk akal ya, tapi wallahu alam bis sowab, katanya orang jawa jaman dulu terkenal kesaktiannya. Aku pun penasaran apa itu benar atau pun hanya legenda yang berkembang di masyarakat,  Hanya Allah yang tahu tentang itu. Saya tahu Cuma dari buku , dari katanya dan katanya jadi fakta sebenarnya yang ku percayai ya itu para peneliti menyebutnya gunung api lumpur. Dan mineral yang keluar itu berasa asin juga saya belum menemukan jawabannya.
Tetapi akhir-akhir ini bledug kuwu sedang di teliti para ilmuan, saking uniknya sulit memang menjelaskan secara logika dan legenda tentang Bledug Kuwu sudah melekat di masyarakat. Sayangnya wisatanya kurang dikelola dengan baik sehingga hanya sedikit yang berminat kesana. Karena memang kurangnya perawatan dan pemanfaatan tempat wisatanya.
Padahal jika dimanfaatkan dengan baik tidak menutup kemungkinan akan menambah pendapatan daerah.
Sekian dan Terimakasih, Wassalamualaikum ^_^

0 komentar:

Posting Komentar