Assalamualaikum
readers, kali ini aku mau cerita sedikit tentang objek wisata yang cukup
menarik di kampung ku, yaitu Bledug Kuwu Terletak di desa Kuwu Kecamatan
Kradenan, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah. Sebelah utara SMAN 1
KRADENAN. *tempat saya tolabul ilmi dulu hehehe.
Sumber Gambar : Google
Aku sendiri bingung kenapa dinamakan bledug Kuwu, kalo Kuwu itu
merupakan nama daerah dimana bledug itu berada, dan nama bledug mungkin di
ambil dari suara lumpur yang keluar dari perut bumi bunyinya mungkin “
bleduggg.. bledugg..” kali ya.
Bledug kuwu ini cukup unik kalau
tidak salah itu satu-satunya di dunia dan berada di Indonesia *waahhhh tepuk
tangan ^_^ . tapi bisa jadi bukan satu-satunya soalnya kan ada bledug yang
lebih besar dan meluap yaitu lumpur lapindo yang berada di Porong, Sidoarjo
hehe.
Dan menurutku bledug kuwu ini mirip kayak lumpur lapindo ya cuma
ini lumpurnya tidak meluap, saat ada bunyi (bledug) itu keluar semacam asap,
tapi katanya tidak panas *maaf saya belum pernah coba ngga berani dekat-dekat.
Air yang keluar juga asin, coba bayangkan padahal di daerah bledug
kuwu jauhhh sekali dari laut. Biasanya airnya di manfaatkan para petani garam
di sekitar bledug. Kualitas garamnya pun bagus Cuma sayangnya di jual murah.
Duh sayang banget padahal kualitasnya bagus dan petani garamnya juga sudah
bekerja keras tapi hasilnya tidak seberapa. Ada semacam anomali kalo
menurutku,air yang berada di sekitar bledug itu rasanya asin padahal kan jauh
dari laut. Dan daerah sekitarnya tidak ada pohon, di sekitar bledug mungkin
tumbuhan tidak bisa hidup di tanah yang mengandung air asin. Jadi semacam
tandus.
Untuk bisa masuk ke objeknya mungkin hanya bayar parkir sama bayar
tiket masuknya, ngga tahu berapa soalnya aku kalo ke Bledug lewat belakang, kebetulan sekolah ku mepet banget sama bledug
kuwu jadi biar gratis akhirnya lewat halaman belakang sekolah. Maklum anak
sekolahan duitnya terbatas. Mungkin tiket masuknya ngga ada 10 ribu jadi
murahlah.
Bledug Kuwu ini katanya merupakan fenomena gunung api lumpur, tapi
aneh ya, biasanya gunungkan berbentuk kerucut, lah ini bentuknya datar dan
hanya ada kawah jadi sama sekali tidak mirip dengan gunung tapi disebut gunung
api lumpur. Dulu pernah diberitakan di
stasiun televisi tapi sudah lama dan lupa juga di tv mana. Konon katanya Bledug
Kuwu sudah ada pada jaman kerajaan. Dulu pernah baca bukunya tapi tidak tahu
siapa pengarangnya dan bukunya sekarang entah kemana.
Legenda yang berkembang di masyarakat, Bledug Kuwu terjadi karena
adanya lubang yang terhubung dengan laut Selatan (Samudera Hindia). Katanya
orang jaman dulu yang masih hidup itu bilang kalau lubang itu merupakan jalan
pulang Joko Linglung dari laut Selatan menuju kerajaan Medang Kamulan, setelah
mengalahkan Dewata Cengkar yang berubah menjadi buaya putih di Laut Selatan.
Joko Linglung bisa berubah menjadi ular naga yang bisa membuat lubang itu
(Bledug Kuwu) dan itu merupakan syarat agar dia di akui sebagai anak Raden Aji
Saka.
Secara logika memang tidak masuk akal ya, tapi wallahu alam bis
sowab, katanya orang jawa jaman dulu terkenal kesaktiannya. Aku pun penasaran
apa itu benar atau pun hanya legenda yang berkembang di masyarakat, Hanya Allah yang tahu tentang itu. Saya tahu
Cuma dari buku , dari katanya dan katanya jadi fakta sebenarnya yang ku
percayai ya itu para peneliti menyebutnya gunung api lumpur. Dan mineral yang
keluar itu berasa asin juga saya belum menemukan jawabannya.
Tetapi akhir-akhir ini bledug kuwu sedang di teliti para ilmuan,
saking uniknya sulit memang menjelaskan secara logika dan legenda tentang
Bledug Kuwu sudah melekat di masyarakat. Sayangnya wisatanya kurang dikelola
dengan baik sehingga hanya sedikit yang berminat kesana. Karena memang
kurangnya perawatan dan pemanfaatan tempat wisatanya.
Padahal jika dimanfaatkan dengan baik tidak menutup kemungkinan
akan menambah pendapatan daerah.
Sekian dan Terimakasih, Wassalamualaikum ^_^








0 komentar:
Posting Komentar